12.3.08

Pilihan Pendidikan TI Luar Sekolah

Pesatnya perkembangan Teknologi Informasi (TI) berujung pada kebutuhan akan profesional andal di bidang perencanaan, pengembangan, pengoperasian, dan pengelolaan infrastruktur TI. Kebutuhan ini terutama dirasakan pada aktivitas institusi atau perusahaan yang memerlukan effisiensi, efektifitas, ketepatan,dan kecepatan pemrosessan transaksi yang tinggi. seperti sektor bisnis, finansial, manufaktur, dan distribusi. Sektor-sektor tersebut umumnya cukup cepat memanfaatkan perkembangan TI teranyar di pasar.

KETERBATASAN SDM

Selain itu, pesatnya implementasi TI pada perusahaan dan aktivitas bisnis dewasa ini membuat peluang bisnis TI seakan tak ada habisnya. Ya, dewasa ini berbagai sektor industri membutuhkan TI. Di balik itu, ternyata ada permasalahan yang harus dihadapi. apa saja masalahnya?

Yang pertama adalah kurangnya tenaga terampil TI yang memiliki kapabilitas yang tinggi. Masalah kedua adalah adanya kesenjangan antara kebutuhan tenaga kerja dengan kebutuhan SDM yang terampil di bidang teknologi informasi. Ketiga, Masih banyak kalangan profesional yang belum melek IT. Dan yabg terakhir, masyarakat masih takut meghadapi perubahan, serta daya saingnya rendah.

PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH

Bagaimana Cara meningkatkan kinerja dan produktivitas SDM yang sudah ada? Ada banyak caranya bisa lewat training, seminar, kursus, dan workshop. Bukan cuma karyawan yang harus digenjot kinerjanya, tetapi juga seluruh lini yang ada di organisasi atau perusahaan. pasalnya, kini SDM tak hany berperan sebagai sarana untuk mencapai tujuan perusahaan saja. SDM telah memasuki tahapan sebagai mitra perusahaan.

UU No.2 tahun 1989 tentang sistem pendidikan Nasional menyebutkan bahwa penyelenggaraan pendidikan bisa dilaksankan melalui dua jalur, yaitu jalur pendidikan sekolah dan jalur pendidikan luar sekolah. Jalur pendidikan luar sekolah di selenggarakan di luar sekolah melalui kegiatan belajar mengajar yang tak harus berjenjang, pun tak harus berkesinambungan. Satupun pendidikan keterampilan, atau satuan pendidikan lain yang sejenis.

Di tengah krisis ekonomi seperti sekarang, kursus dan lembaga pendidikan keterampilan barangkali harus lebih diutamakan. Kegiatan kursus bukan hanya memberi harapan pada anak putus sekolah yang sulit mencari kerja, tetapi juga memberikan jalan bagi banyaknya jumlah lulusan SMu yang tidak bisa melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi. Tak heran jika lembaga kursus selalu mendapat tempat di hati masyarakat.

Di tangan para pengelolanya, lembaga pendidikan semacam ini bisa bergerak cepat mengikuti irama perkembangan dan tuntutan yang terjadi di masyarakat. Menurut mereka, lulusan SMU yang akan memasuki Perguruan Tinggi perlu berpikir ulang, baik mengenai biaya maupun lama waktu belajar yang harus di tempuh. Apalagi setelah selesai kuliah, lulusan Perguruan Tinggi pun belum tentu mudah mendapatkan pekerjaan.

Beradasarkan fungsinya, jenis-jenis lembaga kursus dapat di kategorikan menjadi tiga. pertama, jenis bimbingan tes yang bertujuan meningkatkan kemampuan belajar melalui pelajaran tambahan untuk bidang-bidang tertentu. Seperti IPA, Matematika, Bahasa Inggris. sasarannya adalah pelajar SD sampai tingkat SMU. Tapi ada juga yang khusus untuk pelajar pada tingkat tertentu, misalnya siswa kelas III SMU yang akan mengikuti tes masuk Perguruan Tinggi.

Jenis kedua adalah kursus keterampian yag bertujuan untuk memberi atau meningkatkan keterampilan . contohnya kursus mengetik, bahasa asing , akuntansi, montir, menjahit, atau percetakan. Sasaran lembaga ini mayoritas adalah para lulusan SMP dan SMU yang memerlukan Sertifikat keterampilan untuk mencari kerja.

Jenis kursus yang ketiga adalah kursus pengembangan profesi. Contohnya seperti kursus komputer (TI), sekretaris atau humas perusahaan, akuntan publik, dan kursus kepribadian. Sasarannya adalah tamatan SMU dan Perguruan Tinggi, mulai dari yang belum bekerja, serta ingin meningkatkan profesionalismenya. Jenis kursus ketiga ini utamanya bertujuan untuk membentuk citra pesertanya dalam masyarakat, jadi tak sekedar memberikan keterampilan teknis saja.

Berinternet Kapan Saja, dimana saja

Opsi bagi para pengguna internet kian meluas. para operator selular juga sudah menggelar layanan akses internet. Pintu akses dengan tarif yang makin miring pun telah terbuka.

Tarifnya belum bisa dibilang murah, pun aksesnya terkadang masih terasa lelet. bikin para penggunanya gerah. meski begitu, kita masih bisa bersyukur karena kualitas layanan dan harga yang dipampang oleh para penyedia layanan internet di Tanah Air kian membaik.

JARINGAN OPERATOR

Sekarang para operator sudah menggelar ragam layanan internet. Produk dan perangkat yang digunakan bisa tersedia. Tapi memanfaatkan jaringan mereka. Tak hanya operator GSM saja yang unjuk gigi di industri internet Tanah Air, operator CDMA pun begitu. Adalah jaringan GPRS, 3G, CDMA2000 1x, CDMA2000 1x EVDO, dan HSDPA yang saat ini dimanfaatkan untuk mengakses internet.

Di kelas GSM, koneksi via jalur GPRS, EDGE, 3G, dan HSDPA bisa jadi pilihan. sedang di kelas CDMA, jalur CDMA2000 1x dan CDMA2000 1x EVDO yang di tawarkan.

Di kancah GSM, nama XL, Telkomsel, Indosat, dan 3 unjuk gigi menawarkan layanan internet. Sedang kelas CDMA, nam Fren Mobile-8, Esia milik Bakrie Telecom, StarOne, dan Telkom Flexi yang menggelar layanan.

Fitur dan Layanan

Dengan fitur GPRS, pengguna bisa mengakses internet lewat perangkat genggamnya. Tapi hanya sebatas browsing, cek e-mail, atau chatting. Untuk benar-benar memanfaatkan internet sebagai medium pertukaran data dalam ukurannya yang cukup besar. Seperti melakukan streaming video dan audio, atau mengunduh file kita membutuhkan koneksi yang lebih mumpuni sekelas 3G

Meski genderang 3G terkesan marak di awal-awal keunculannya, saat ini semua operator GSM di Tanah Air sudah menggelar layanan berbasis 3G. Pun teknologi HSDPA, atau yang sering disebut jaringan 3.5G, yang lebih kencang ketimbang 3G sudah digelar.

Dengan 3G, pengguna bisa dengan leluasa menikmati layanan video call, mobile TV, mobile download, dan akses data berkecepatan tinggi lewat layar mungil ponsel yang mendukung. Jika igin, ponsel pun bisa disulap jadi modem. Jadi, internet bisa diakses lewat komputer atau notebook.

Ayo beralih ke jaringan CDMA. Teknologi CDMA 2000-1x dan CDMA 2000-1x EVDO secara teori menawarkan kecepatan akses data 40 kali lebih kencang ketimbang GPRS. Tak hanya itu, Teknologi ini juga menawarkan harga yang lebih bersahabat. Browsing, berkirim e-maill, chatting, streaming video, atu main online game di dukung oleh jaringan ini.

Pihak Operator kini sudah mengakomodir kebutuhan akses data para pelanggannya, misalnya dengan melempar kartu data PCMCIA dan modem USB yang bekerja dalam jangkauan jaringan mereka. Produk TelkomselFlash dari Telkomsel dan Wimode keluaran bakrie Telecom adalah contohnya. Pun XL sudah merilis Produk dan layanan serupa. Sedangkan Fren sudah merilis kartu PCMCIA yang berbasis CDMA2000 1X EVDO.

Bagaimana dengan tarifnya? Beda operator, beda pula tarif yang digelarnya. Akhirnya, adalah hak pengguna untuk memilih mana layanan yang paling oke, dari segi harga, kecepatan akses, jangkauan pelayanan, dan tawaran plus-plus lainnya.

Project DEMO (J2ME & Bluetooth) TUQ40170

Installing Joomla